Dicintai Rakyat, Projo Sulsel: Pak Jokowi Jangan Pulang Kampung Dulu

  • Whatsapp
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"ai_enhance":1,"curves":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

MAKASSAR – Dukungan terhadap Presiden Jokowi untuk tetap berkiprah di dunia poltik usai masa jabatan, semakin meluas .

“Ini pertanda Pak Jokowi masih dibutuhkan rakyat dalam ikut serta aktif dalam dunia politik kedepan.” Hal ini ditegaskan Ketua DPD Projo Sulawesi Selatan, Herwin Niniala, Senin (13/5) siang di Makassar.

Pengalaman Jokowi dalam 10 tahun terakhir sebagai presiden, menjadi harapan kita semua, agar bisa tetap berkiprah dalam panggung politik Indonesia.

“Jadi wajar kalau ada partai besar seperti Golkar dan PAN meminta untuk bergabung,” ujar Herwin.

Herwin menambahkan, dua periode kepemimpinan Jokowi terbukti mampu menstabilkan situasi politik antara lain proses pemilihan Presiden dan wakil presiden serta legislatif berjalan dengan baik hingga penetapan hasil pilpres oleh KPU.

Selain itu, Jokowi juga berhasil mengendalikan gejolak akibat wabah covid 19 yang melanda dunia, selama dua tahun lebih berjibaku mengamankan stabilitas ekonomi, bahan pangan dan obat obatan sehingga gejolak masyarakat dapat diredam, dibanding beberapa negara ada yang chaos akibat covid, belum lagi, terobosan dalam membangun infrastruktur, transportasi jalan, bendungan, bandara, pelabuhan, sekolah dan rumah ibadah,” ungkapnya

“Apa yang dikerjakan Jokowi bisa kita rasakan dan nikmati saat ini” pungkas Herwin.

Harapan kami, Jokowi jangan balik kampung dulu ke solo, rakyat indonesia masih butuh pemikiran dan pengalaman selama 10 tahun menjadi kepala negara yang lahir dari bawah, dan punya cita-cita besar membangun persatuan nasional untuk menciptakan Indonesia Emas 2045, “sudah tepat Jokowi seharusnya jadi pimpinan partai politik,” ujarnya.

Pos terkait