Abdul Rahman Bando Tancap Gas Maju di Pilwali Makassar

MAKASSAR – Mantan birokrat Pemkot Makassar, Abdul Rahman Bando atau ARB menujukkan keseriusannya kembali bertarung pada kontestasi politik,maju sebagai calon wali kota (Cawalkot) Makassar 2024.

ARB membuktikan keseriusannya dengan mendaftar di DPC Partai Demokrat Kota Makassar dan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Makassar beberapa hari yang lalu.

Bakal calon Walikota Makassar, Bertagline “Gerbang Makassar 2024-2029 kerja yang rakyat butuhkan” ini menyampaikan niatannya untuk kembali bertarung
pada kontestasi politik Pilwali Makassar 2024, lantaran dirinya sedikit banyak telah memiliki pengalaman dalam pertarungan politik Pilwali 2020 lalu, berpasangan dengan Munafri Arifuddin.

“Niatan ikut kembali dalam pesta demokrasi Pilwali 2024 ini,pertama
saya sedikit banyak telah memiliki pengalaman dalam pertarungan politik pilwali,dimana saya pernah ikut di 2020 lalu berpasangan dengan Munafri Arifuddin, meski belum ditakdirkan duduk, namun suara kedua terbanyak.

Selain itu mendengar Masukan teman, jaringan dan dukungan keluarga besar saya, tentu Bismillah untuk Tancap Gas memulai mensosialisasikan kembali maju bertarung dengan menyebar baligho,spanduk dan lainnya, juga berupaya meyakinkan partai dan kerja-kerja politik ini akan dievaluasi secara kajian akademik melalui survei,dalam waktu 90 hari kedepannya,” ungkap ARB, Senin (6/5/2024) kemarin.

“Sampai hari ini saya sudah mendaftar di dua partai, partai Demokrat dan PKB, selanjutnya Partai Amanat Nasional dan ada beberapa Partai kita sudah Komunikasi untuk mencukupkan usungan, karena untuk Pilwali Makassar ini minimal 10 kursi dan setelah pileg kemarin,ternyata tidak ada partai yang bisa mengusung kandidat ,harus berkoalisi beberapa partai ” Sambungnya.

Adik kandung Mantan Bupati Enrekang Muslimin Bando ini menegaskan harapannya didalam proses seleksi Calon kepala daerah ini, betul-betul didasarkan pada konsep,visi,gagasan dan ide-ide, juga dikaitkan pengalaman yang akan dipersembahkan kepada rakyat kota makassar, jika dirinya diberi kesempatan untuk menjadi calon kepala daerah. Apalagi menurutnya, masyarakat Kota makassar Sudah cerdas,dimana Kota Makassar sebagai kota provinsi, gerbang Indonesia barat dan timur,tempat berkumpulnya orang cerdas,banyak guru besar dan ahli, sehingga penting adanya adu konsep,gagasan dan inovasi.

“Saya durasi waktu kurang lebih 20 tahun mengabdi, pernah bertugas di enam dinas Pemkot Makassar, ada pengalaman dan karya” .

“Kita memiliki tantangan yang terus berkembang ditengah kemajuan kota makassar, siapapun menjadi pemimpin kedepannya,antara lain soal kemacetan,penanganan sampah, PK5, ketenagakerjaan, kebersihan, keseimbangan lingkungan hidup, banjir termasuk layanan pendidikan dan kesehatan.” Tutupnya.

Pos terkait