Warga Polman Diteror Aroma Busuk Sampah yang Berserakan di Tepi Jalan

  • Whatsapp

POLMAN – Memasuki kawasan kota Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, tersaji pemandangan tumpukan sampah yang berserakan di tepi jalan umum. Sampah-sampah limbah rumah tangga yang terbungkus kantong plastik ini mengeluarkan bau busuk yang menyengat.

Seperti yang terlihat di beberapa lokasi: seperti Jalan Ahmad Yani, Kawasan Pasar Baru, dan kawasan Pekkabata, tidak jauh dari Kantor Bupati Polman, Sabtu (9/3/2024). Tumpukan sampah ini juga menumpuk di beberapa lahan kosong yang tidak ditempati warga.

Meskipun pemilik lahan telah memasang papan bicara yang bertuliskan hanya anjing yang buang sampah sembarangan, tidak mampu menghentikan ulah warga.

Pemandangan buruk di Polman membuat salah satu tokoh pengusaha di Bali asal Sulbar, Zaenal Tayeb, merasa prihatin saat ia pulang kampung ke Polewali.

“Di mana-mana kita lihat banyaknya sampah berserakan di jalan-jalan kota Polewali, sepertinya tidak ada pemerintahan di Polman, tidak ada yang bisa mengurus sampah-sampah ini, sangat jorok dipandang dan busuk bauknya,” ungkap Zaenal.

Mansyur, salah satu warga Polewali, mengatakan persoalan sampah ini sudah sekitar 3 tahun terakhir meneror warga sejak masa pemerintahan Bupati Ibrahim Masdar sampai ke masa Penjabat Bupati Ilham Borahima.

Mansyur menyebutkan, ketidakbecusan mengurusi masalah sampah warga ini membuat kota Polewali pernah dijuluki sebagai Kota Sampah di tahun 2010 lalu.
“Persoalan sampah ini disebabkan Pemkab Polman tidak bisa menyelesaikan perkara lahan TPA di Paku, Kec. Binuang, atau menyiapkan TPA di lokasi yang lain,” pungkas Mansyur.

Pos terkait