Santri Ponpes di Makassar Diduga Tewas Dianiaya Seniornya

  • Whatsapp

MAKASSAR – Sungguh malang nasib AA (14), santri pondok pesantren tahfidz Imam Ashim, Tamangapa, Kec. Manggala, Kota Makassar, meninggal dunia usai dianiaya oknum kakak kelasnya, berinisial MA. Sebelum meninggal dunia, korban mengalami koma dan menjalani perawatan selama 4 hari di RS Grestelina, Makassar.

“Ponakan saya meninggal sekitar pukul 01.00 Wita dini hari tadi, setelah dirawat 4 hari di RS Grestelina,” ungkap H. Rizaldi, paman korban, Selasa (20/2/2024).

Kini jenazah korban disemayamkan di kediaman orang tuanya, di komp. Green Mansion, Jalan Kerung-kerung, Makassar.

Menurut Rizaldi, pihaknya telah melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan keponakannya meninggal dunia, ke Mapolrestabes Makassar, beberapa saat setelah kejadian penganiayaan.

“Kami sekeluarga mengharapkan keadilan, pelaku harus ditindak dan polisi harus bersikap profesional, begitu pula pihak pesantren, agar kejadian serupa tidak terulang di lingkungan pesantren,” pungkas Rizaldi.

Rencananya, jenazah AA akan dikebumikan siang nanti di kampung halaman orang tuanya, di Kab. Pangkep. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian dan pimpinan Ponpes Imam Ashim, terkait peristiwa omi

Pos terkait