Danny Pomanto Luncurkan Kapal Pinisi Adama-Tungguma, 2024 Jeneberang-Tallo!

  • Whatsapp

Makassar – Resmikan Kapal Pinisi Adama’ dan Tungguma’ dalam perhelatan Annyorong Lopi Pinisi, Moh Ramdhan Pomanto selaku Wali Kota Makassar menuturkan akan membuat dua kapal lagi untuk tahun 2024.

Hal itu disampaikan Danny Pomanto, nama sapannya, saat beri sambutan di Tugu MNEK Kawasan CPI Makassar, Senin (11/12/2023) kemarin.

“Insya Allah tahun depan kita akan bangun dua lagi. Dua kapal ini sudah Kita kasih nama, pertama Jeneberang dan (kedua) Tallo, karena Saya akan taruh dua kapal berikutnya di Sungai Jeneberang dan Sungai Tallo,” ucap Danny.

Pantauan edunews.id, hal itu dicanangkan Danny agar seluruh perairan Kota Daeng dapat dikunjungi dan dinikmati oleh wisatawan, baik dalam negeri apatah lagi luar negeri. Kedua Kapal Pinisi Jeneberang dan Tallo, lanjut Danny, akan dibuat dengan desain khusus dibanding Adama’ dan Tungguma’.

“Kita akan luncurkan lagi dua, tapi tipenya Saya minta tipe yang tiangnya bisa turun karena (nanti) harus lewat jembatan di Jeneberang dan Tallo,” jelasnya.

Ia menyebut kedua Kapal Pinisi ini adalah komitmen Pemkot (Pemerintah Kota) dalam melestarikan nilai-nilai kebudayaan Sulsel (Sulawesi Selatan), khususnya Panrita Lopi asal Bulukumba dan Panrita Bola Toraja.

Sesi foto bersama sebelum peluncuran Kapal Pinisi Adama’-Tungguma’. Sumber: Dok. Pribadi.

“Kita ingin mewarisi (ini) kepada anak-anak Kita, anak-anak Kita harus menghargai master piece Kita, karya-karya besar Kita yang diakui secara (men)dunia,” sebut Danny.

Tak tanggung-tanggung untuk melestarikan budaya, Kapal Pinisi Adama’-Tungguma’ direncanakan akan jadi tempat pelantikan mutasi kepemimpinan.

“Tapi kalau setelah peluncuran, paling tidak agenda pertama pelantikan barangkali di sini cocok, supaya jadi bersejarah. Tapi tidak usah dumba’-dumba’ teman-teman, tidak ji, biasa ji, ini rotasi pimpinan yang biasa,” tambah Danny.

Rangkaian Annyorong Lopi Pinisi. Sumber: Dok. Pribadi.

Ia menilai Kapal Pinisi jadi tempat yang cocok untuk pelantikan mutasi kepemimpinan, mengingat ciri khas budaya ini adalah kebanggaan Sulsel dan telah disorot oleh berbagai mancanegara.

“Kita ingin menegakkan kebesaran Bugis, Makassar, Mandar, (dan) Toraja. Karena dengan budaya kita berbeda, dengan budaya itulah harga diri Kita, (dan) dengan budaya Kita besar,” pungkas Danny.

Pos terkait