FK Unhas Gelar Workshop Kerja Sama Program 1000 Hari Pertama Kehidupan

  • Whatsapp
FK Unhas menggelar workshop Program 1000 Hari Pertama Kehidupan bekerja sama dengan BKKBN, Dinas Kesehatan Makassar, Gowa, dan Maros

MAKASSAR – Dalam rangka mengoptimalkan upaya kesehatan ibu dan anak di masa awal kehidupan, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK-Unhas) menggelar Workshop Kerjasama Program 1000 Hari Pertama Kehidupan, di Ballroom Lotus Hotel Four Point Makassar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin SH, MM, Kepala Dinas Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, Kepala Dinas Kabupaten Maros, dr. H. Muh. Yunus, M.Kes, serta Kepala Dinas Kabupaten Gowa yang diwakili oleh Kepala Bidang Binkesmas, Lisnawaty Djamaluddin SKM, M.Kes. Hadir juga para kepala Puskesmas dari berbagai daerah terkait, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi, serta tokoh-tokoh penting seperti Pelopor Program 1000 Hari Pertama Kehidupan, Dr. dr. Maisuri T. Chalid, Sp.OG(K), dr. Sitti Wahyuni, Ph.D, dan Ketua Program Studi Sarjana Kedokteran.

Program 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) merupakan inisiatif unggulan dari Fakultas Kedokteran UNHAS yang telah berjalan sejak tahun 2014. Melalui program ini, setiap mahasiswa diberi tanggung jawab untuk mendampingi satu ibu hamil mulai dari masa kehamilan hingga anaknya mencapai usia 2 tahun.

Tujuan program ini adalah untuk memberikan dukungan komprehensif yang konsisten selama periode kritis pertama dalam kehidupan anak dan ibu.

Pertemuan ini memiliki tujuan utama untuk membentuk kemitraan yang erat antara Fakultas Kedokteran UNHAS, BKKBN Sulawesi Selatan, dan Kepala Dinas dari tiga wilayah yaitu Makassar, Gowa, dan Maros. Kolaborasi ini akan mengarah pada pelaksanaan yang lebih efektif dari Program 1000 HPK. Mahasiswa akan diberikan bimbingan dan pendampingan di lapangan oleh petugas kesehatan terkait, yang merupakan bagian dari Mata Kuliah Pembentukan dan Pengembangan Karakter Dokter (P2KD).

Melalui kerjasama ini, Dinas Kesehatan dan BKKBN juga memiliki akses informasi dan data yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan dalam program 1000 HPK. Selain itu, konsultasi dari spesialis di Fakultas Kedokteran UNHAS juga akan tersedia untuk kasus kesehatan ibu dan anak, dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Kepala BKKBN Sulawesi Selatan, Shodiqin menjelaskan Program 1000 HPK ini sesuai dengan program BKKBN, kami siap mendukung terkait program 1000 HPK. Ia juga menegaskan bahwa BKKBN akan menyediakan data yang diperlukan untuk kelancaran program ini.

Dari pertemuan kerjasama ini, Fakultas Kedokteran UNHAS memiliki harapan besar bahwa program ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa dan juga pihak dari dinas kesehatan yang membawahi puskesmas serta BKKBN. Dukungan dan kolaborasi antara berbagai pihak ini akan membantu meningkatkan kesehatan ibu dan anak di wilayah Sulawesi Selatan.

Dengan kerjasama yang terjalin, Program 1000 HPK diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di masa depan.

Pos terkait